PT. Sepatu Bata Tbk merupakan perusahaan manufaktur sepatu yang berada dibawah naungan ( BSO) Bata Shoe Organization yang berpusat di toronto (Kanada). Produksinya antara lain adalah sepatu kulit, sendal, sepatu kasual, sepatu olah raga dan lain-lain. Lisensi yang dimilikik perusahaan ini antara lain North Star, Power, Bubblegummer, Marie-claire dan Weinbrenner.
Kegiatan Usaha Bata Shoe Organization ini meliputi 60 Negara diseluruh dunia, yaitu :
- Afrika (Bostswana, Congo (RDC), Kenya, Malawi, Mauritius, Afrika Selatan, Uganda, Zambia, Zimbabwe)
- Asia Pasific (Australia, Bangladesh, China, India, Indonesia, Jordan, Lebanon, Malaysia, New Zealand, Pakistan, Singapore, Sri Langka, Thailand, UAE)
- Eropa (Austria, Bosnia Herzegovina, Bulgaria, Kroasia, Cyprus, Chech Republik, Estonia, French Guyana, Greece, Guadeloupe, Holland, Italy, Kosovo, Latvia, Lithunia Matinique, Poland, Portugal, Romania, Russia, Serbia, Slovakia, Slovenia, Spain, Sweden, Switzerland, Turkey, Ukraina,
- Amerika Utara ( Kanada)
- Amerika Latin (Bolivia, Chile, Colombia, Ecuador, Mexico, Nikarague, Peru).
Sejarah perkembangan Berdirinya adalah sebagai berikut :
1894 Nama Bata berasal dari nama pemiliknya yaitu Bata Bersaudara ( Tomas, Anna dan Antonin). Ketiganya memulai usaha pembuatan sepatu ini.
1895 usaha ini dilanjutkan hanya oleh Tomas, karena Anna menikah sedangkan Antonin masuk Akademi Militer.
1897 Tomas memperkenalkan “Batoyka” proses produksi massal di Industri persepatuan.
1909 Ekspor pertama ke Jerman dan Balkan (timur tengah)
1917 Sales meningkat mencapai 2 Juta pasang pertahun, jumlah karyawan mencapai 5000 orang.
1922 Penjualan meningkat dengan memberikan diskon 50 % dalam kondisi resesi ekonomi dunia setelah perang dunia pertama
1925 diperkenalan “Bata System” yaitu adanya pembagian keuntungan kepada karyawan (Employee Profit sharing)
1929 Dengan dikenakannya pajak atas barang-baran Import (customs Tariff) bata mensiasatinya dengan mendirikan pabrik dibeberapa negara yaitu di Swiss, Jerman, Inggris, Prancis, Yugoslavia, Polandia, Belanda, Amerika Serikat dan India.
1932 Tomas Bata meninggal dalam suatu kecelakaan pesawat terbang. Usaha dilanjutkan oleh anaka Thomas J Bata yang melakukan diversifikasi memproduksi Ban, pesawat terbang, sepeda dan mesin.
1939 Perusahaan Bata telah berkembang menjadi 63 perusahaan diberbagai industri, dengan menjadikan Industri sepatu sebagai Core Bisnisnya dengan pernjualan lebih dari 60 Juta pasang sepatu per tahun di 30 negara.
1940 Pusat pengendalia usaha berpusat d Batawa, toronto Kanada dibawah kepemimpinan Thoma J Bata.
1945 Seluruh perusahaan Bata yang berada di Eropa Timur di ambil alih oleh pemerintahan Komunis.
1990 an Peningkatan inovasi produk, dan usaha peningkatan kualitas dijadikan sebagai kebijaksanan perusahaan sehingga menghasilkan kualitas tinggi.
1995 dibuka kembali perusahaan bata di Eropa Timur, Russia, Polandia, kroasia dan Slovenia.
1999 Dilakukan Orientasi Ulang Manufakturing, pembuatan design, Marketing dan Distribusi.
2001 Thomas G Bata Cucu dari pendiri Bata mengeluarkan kebijaksanaan agar Bata lebih fokus pada bisnisnya untuk meningkat produk development dan sumber dayanya.
2002 Dibukanya Pusat Inovasi Sepatu Bata diseluruh dunia untuk meningkatkan Core Competensi untuk menciptakan teknologi dalam peningkatan Feature dan design sepatu.
2004 Dibukanya kerjasama distribusi di Guanzhou Cina
Corporate initiatives
Menjadikan Bata sebagai lembaga internasional yang memiliki gagasan dan kreativitas yang tinggi serta menciptakan kondisi yang merangsang untuk berfikir secara internasional.
Bata Culture menciptakan kesempatan yang sama bagi semua karyawan untuk mendapatkan promosi atau pelatihan dan pendidikan. Dengan mendapatkan training tersebut, diharapkan karyawan memperoleh keahlian yang pada akhirnya bisa mendapatkan promosi untuk level internasional.
Culture
Perusahaan Bata Memiliki tradisi untuk menjadi perusahaan yang berkontribusi untuk kesejahteraan masyarakat disekitar kegiatan usaha perusahaan.
Bata Bekerja keras untuk membangun hubungan jangka panjang dengan suplier dan distributornya.
kegiatan Usaha Bata di seluruh dunia, dipastikan dilaksanakan secara etis.
Sejarah perkembangan perusahaan ini di Indonesia adalah sebagai berikut :
1931 memulai usahanya sebagai pengimpor sepatu
1940 mendirikan pabrik di kalibata jakarta selatan
1982 didaftarkan di Bursa Efek Jakarta
1994 mendirikan pabrik di purwakarta
2004 memperoleh lisensi sebagai distributor dan General Importing.
Brand
1. Bubblegummer à adalah merek terkemuka di amerika latin dan telah berekspansi ke seluruh asia dan eropa. Merek ini ditujukan bagi anak sampai umur 10 tahun dengan karakter lucu dan warna yang menarik
2. Power à merek ini ditujukan untuk olah raga antara lain bola basket, sepakbola ataupun olah raga lainnya.
3. Marie Claire à merupakan merek dagang yang ditujukan bagi wanita yang mementingkan fashion sebagai gaya hidupnya.
4. North Start à dikhususkan untuk produk sepatu canvas yang casual untuk penggunaan diwaktu santai.
5. Weinbrenner à khusus produk sepatu kulit ataupun sendal gunung, dan sepatu boot yang ditujukan untuk pria
6. Comfit à dengan motto “ Get Comfertable today” produk ini ditujukan untuk memberikan kenyamanan bagi penggunanya.
7. B First à Ditujukan bagi anak-anak sekolah, yang menjadikan “collection of School Shoes” sebagai motto penjualannya.
Problem
Mengapa produk Bata Kalah dalam persaingan dibandingkan produk Competitor ?
Fakta
Kelemahan
Bata Mempositiningkan produknya sebagai produk murah dan Awet, sedangkan kondisi pasar saat ini memiliki kecenderungan ke arah lifestyle dan fashionable produk.
Konsep murah tersebut tidak sesuai dengan kenyataannya, harga produk Bata relatif mahal.
Konsep Awet yang menjadi Positioning Bata, berubah menjadi tradisional, ketinggalan zaman (jadul)
Promosi kurang, hanya bersifat jangka pendek dan menyambut even-even tertentu saja, misalnya Bata Back to School, atau Lebaran, natal dan tahun Baru, (Over communicated
Inovasi produk/ model kurang, padahal dari sisi perusahaan, bata merasa telah melakukan usaha yang maksimal untuk mengembangkan produk, yang dilakukan oleh SIC ( Shoe Inovation Centre), yang telah berusaha untuk mencari design, material dan teknologi untuk memperoleh produk yang sesuai dengan keinginan pelanggan. SIC ini juga dilengkapi dengan fasilitas modern, menggunakan komputer seperti CAD/CAM ataupun Corel Draw dalam pengembangan designnya.
Segmentasi à tidak jelas
Bata tidak mengikuti life style yang sedang berkembang
Pesaingnya adalah Adidas, Rebook, Nike, Kasogi, Carvil dll.
Bata tidak mengikuti perubahan lifestyle yang ada di Indonesia, dimana pada masa sebelumnya sepatu dilihat hanya sebagai manfaatnya sebagai alas kaki, menjadi sepatu sebagai gaya hidup dan penampilan yang trendy.
Kelebihan
Saluran distribusi bata luas (outletnya Banyak),
Qualitas tinggi
Solusi
Agar Bata bisa memenangkan persaingan, hal-hal yang perlu dilakukan adalah :
Mempelajari strategi yang dilakukan oleh pesaing, agar dapat melakukan antisipasi terhadap dampak yang timbul bagi perusahaan.
Menentukan Segmentasi yang akan dijadikan Target Market secara jelas.
Menginformasikan kepada konsumen tentang kelebihan yang dimiliki Bata dari segi Kualitas.
MerePositioning produk Bata dari sepatu murah dan Awet, menjadi sepatu High Quality dan Fashionable.
Melakukan promosi yang berkesinambungan, dengan konsep jangka panjang, misalnya
o Untuk produk power dengan menampilkan ikon Sepatu bata yang digunakan untuk event-event olahraga yang banyak diminati oleh pelanggan. Misalnya (Basketball, Badminton atau volleyball).
o Untuk brand yang lainnya bisa dilakukan Repositioning Brand sesuai advantage yang dimiliki oleh masing-masing Brand
Melakukan edukasi kepada konsumen tentang sepatu yang berkualitas, dan menjelaskan bahwa kualitas yang dimiliki oleh sepatu bata adalah diatas merek yang lain.
Untuk mendapatkan hasil yang lebih tepat, perlu dilakukan marketing research tentang 3 C ( Company, Competitor, Customer) yang lebih mendalam, selain itu juga harus dikaji ulang 4 P (Product, Price, Place, dan Promotion), terutama Promotion.
(informasi disadur dari beberapa sumber di internet)
DIarsipkan di bawah: Marketing

bagaimana caranya untuk menjadi distributor sepatu bata ?
kebetulan saya sudah bosan berkerja di salah satu televisi swasta di medan ?
saya ingin mengembang ke satu daerah yang sama sekali belum ada produk tersebut, sementara daerah tersebut begitu menghargai keberadaan merek bata, sehingga mereka harus rela pergi ke daerah yang ada menjual khusus merek bata
ini nmr telepon saya 0813xxxxxxxx
Pak Muhammad Mustafa,
saya bukan karyawan PT. Bata, tulisan yang ada didalam blog ini hanya tulisan dengan berbagai sumber dan merupakan hasil diskusi dari rekan-rekan di Marketing Manajemen.
Tetapi Bapak bisa menghubungi langsung PT Bata ke
Address :
Jl. Taman Makam Pahlawan
Kalibata, Jakarta Selatan (12750)
Jakarta - Indonesia
Phone/Fax:
(62-21) 799 2008 Ext. 169/189/154
(62-21) 799 5679
Email: wholesale@bataindonesia.com
Terima kasih,
semoga informasi ini bermanfaat dan bisa membantu, dan Bapak bisa menjalankan usaha sesuai dengan yang Bapak inginkan
salam